KKM 2019 STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran (STKIP PADHAKU) di Kecamatan Juntinyuat


 

 

STKIP PADHAKU, 21 Februari 2019 – Sesuai Kalender Akademik STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran Juntinyuat Indramayu (STKIP PADAKU) dalam melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Bertempat di Aula Kecamatan Juntinyuat, Kamis, 21 Februari 2019, pukul 09.00 – 12.00 WIB diselenggarakan acara Seminar Akhir dan Penarikan Mahasiswa KKM Tahun 2019.

            Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2019 telah dilaksanakan sejak 14 Januari – 21 Februari 2019 yang diikuti oleh 79 mahasiswa STKIP PADHAKU dari 4 Program Studi (Prodi) yang ada, yaitu Prodi Pendidikan Ekonomi, Prodi Pendidikan Sejarah, Prodi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Prodi Pendidikan Biologi. Program KKM Tematik Posdaya dipilih untuk dijadikan program unggulan dari institusi ini dalam melaksanakan pengabdian kepada masyarakat bagi mahasiswa.

            Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu yang terdiri dari 12 Desa ini merupakan wilayah dilaksanakannya Program KKM 2019. Ditilik dari visi yang terkandung dari pelaksanaan Program KKM di wilayah Kecamatan Juntinyuat bahwa STKIP PADHAKU berniat untuk dapat berperan lebih aktif dalam  meningkatkan kesejahteraan dan pembangunan, terutama di bidang pendidikan. Perlu diketahui bahwa dari beberapa program KKM yang pernah dilakukannya, selalu di wilayah lain yang jauh dari Kampus STKIP PADHAKU. Lain halnya di Tahun 2019 ini, KKM dilaksanakan di wilayah kecamatan dimana STKIP PADHAKU bernaung.

            Pada acara tersebut Ketua STKIP PADHAKU, Taufik Zaenal Mustofa, M.Si didampingi Ketua Panitia KKM, Yuyud Susilo, M.M mengatakan, dari 12 Desa yang ada di Kecamatan Juntinyuat, 8 Desa yang dijadikan ajang pelaksanaan Program KKM sehingga terdapat 8 kelompok mahasiswa yang berkewajiban melakukan kegiatan berdampak positif bagi masyarakat. Dikatakannya juga, kenali dan pahami karakter masyarakat setempat untuk bisa menggali potensi-potensi desa agar dimungkinkan tumbuh dan berkembang menjadi potensi unggulan. Besar harapan terhadap para mahasiswa agar selalu aktif dalam setiap kegiatan kemasyarakat di desa setempat. “Alhamdulillah, hingga di akhir pelaksanaan KKM ini, semua itu telah dilakukan oleh mahasiswa peserta KKM dengan penuh tanggung jawab. Hal ini terbukti dari program-program yang digulirkan dari masing-masing kelompok bersifat kompleks, antara kelompok yang satu dengan yang lain berbeda-beda dalam penentuan program unggulannya disesuaikan dari situasi dan kondisi yang berbeda pula dari masing-masing desa,” tegasnya.

            Sementara itu, Drs. Suherman, M.Si, Sekretaris Kecamatan Juntinyuat yang mewakili Pemerintahan Kecamatan Juntinyuat dalam sambutannya mengungkapakan bahwa pelaksanaan KKM di wilayah kerjanya saat ini dirasakan lebih ramai, jika dibandingkan dengan KKM yang pernah dilakukan oleh institusi pendidikan lain. “Lebih ramai, ramai akan program kerja, dikarenakan setiap kelompok menjalankan banyak program kerja, akan tetapi tetap bertumpu dan terfokus pada salah satu program unggulannya. Luar biasa!” serunya. Dijelaskannya juga bahwa ekspos yang telah dipaparkan dari ke-8 kelompok disarankan agar mempertahankan dan tetap memegang almamaternya sebagai lembaga yang mengedepankan pendidikan, Sekolah Tinggi Pendidikan. “Sudah baik, masing-masing kelompok sudah melakukan kegiatan pendampingan pengajaran hampir disetiap sekolah-sekolah di setiap desa setempat dan akan lebih baik lagi jika dilakukan lebih intens lagi dijadikan program unggulan bagi kelompok,” tambahnya.

            Selanjutnya, Suherman menyampaikan atas nama Pemerintahan Kecamatan Juntinyuat mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada STKIP PADHAKU yang telah melaksanakan Program KKM di wilayah kerjanya. “Sebagai implementasi rasa terimakasih kami atas KKM ini, kami memberi ruang agar foto kegiatan KKM STKIP PADHAKU untuk dapat dipasang di Aula Kecamatan Juntinyuat yang menandakan bahwa kegiatan KKM ini telah menuai manfaat bagi masyarakat di desa di Kecamatan Juntinyuat,” ungkapnya.

            Hal senada diungkapkan, Muhayan, S.Pd, Kepala Desa (Kuwu) Juntikebon, dengan hadirnya mahasiswa dalam melaksanakan KKM di wilayah kerjanya, Pemerintahan Desa Juntikebon sangat terbantu. “Banyak program kerja yang dilakukan oleh kelompok mahasiswa ini dalam menunjang terlaksananya program desa kearah peningkatan yang lebih baik, salah satunya adalah sosialisasi mahasiswa kepada masyarakat tentang Bijak Bermedia Sosial sangat bermanfaat bagi masyarakat Juntikebon yang hampir semua sudah menggunakan gadget, terutama kaum remaja sebagai upaya positif mendukung Gerakan Anti Hoax,” jelasnya.  

            Di tempat yang sama, Putri, salah satu mahasiswa peserta KKM 2019 menuturkan, dukungan dan kerjasama dari pemerintahan desa sangat dirasakan secara nyata dalam melaksanakan program kerja kelompok, sehingga menungjang berjalannya program dengan baik di tengah masyarakat setempat. “Betah, tinggal di wilayah ini dalam melaksanakan program kerja kelompok, jika dimungkinkan KKM ini ditambah dan diperpanjang waktu pelaksanaannya,” pintanya. “Kebersamaan dalam kelompok dan keakraban dari masyarakat setempat sudah terjalin sangat apik.” pungkasnya. (Yuyud)

 

 

 

 

 

 

Share KKM 2019 STKIP Pangeran Dharma Kusuma Segeran (STKIP PADHAKU) di Kecamatan Juntinyuat via
©2017 - 2020 stkipdharma.ac.id, All Rights Reserved